Mempertahankan Kadar Kolesterol Darah Normal
Kolesterol adalah molekul sejenis lipid / lemak yang ditemukan dalam aliran darah dan sel tubuh manusia. Kolesterol dibentuk oleh hati (liver) dari lemak jenuh yang berasal dari makanan ditambah kolesterol yang memang telah ada di makanan hewani seperti daging, kuning telur, atau produk susu. Dalam jumlah yang cukup, kolesterol dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Namun jumlah kolesterol yang berlebih dapat membahayakan bagi kesehatan.
Tingginya kadar kolesterol dalam darah merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kadar kolesterol darah dalam tingkat normal, dan mengurangi perkembangan penyakit jantung.
Apa yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kadar kolesterol dalam darah?
- Periksa kolesterol secara rutin
Biasanya tidak ada keluhan dan gejala klinis saat kadar kolesterol dalam darah tinggi, oleh karena itu pemeriksaan kadar kolesterol darah sangat penting. Kadar kolesterol darah normal bagi dewasa, adalah sbb
- Kolesterol total : < 200 mg/dL.
- LDL : < 100 mg/dL.
- HDL : ≥ 40 mg/dL.
- Trigliserida : < 150 mg/dL.
Orang dewasa sehat dianjurkan untuk memeriksa kadar kolesterol darah rutin setiap 5 tahun sekali.
- Menerapkan pola makan sehat
Beberapa makanan mengandung jenis lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Seperti lemak jenuh (saturated fat), asam lemak trans (trans fatty acids), dan kolesterol yang banyak terkandung dalam produk hewani seperti daging, telur, terutama jenis jeroan (usus, babat, limpa, hati, paru, otak, lemak, kulit). Mengkonsumsi cukup serat dari gandum, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan dapat membantu menurunkan kolesterol.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berat badan yang berlebih dapat mengganggu proses metabolisme tubuh dalam menghancurkan lemak. Sehingga kondisi overweight cenderung meningkatkan total kolesterol dalam darah. Untuk orang dewasa, berat badan sehat dapat diukur dengan indeks massa tubuh (IMT). IMT untuk berat badan normal adalah 18,5 – 24,9. Mengatur pola makan sehat dan berolahraga teratur dapat membantu menjaga berat badan.
Berjalan, berenang, dansa, berkebun, dan mengerjakan sebagian pekerjaan rumah merupakan aktivitas yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Para ahli menganjurkan untuk berolahraga ringan paling tidak 30 menit tiap hari. Aktivitas fisik dan olahraga ringan yang rutin akan membantu meningkatkan kadar HDL, mnurunkan kadar kolesterol total, dan menurunkan kadar LDL dari pembuluh darah arteri.
Merokok dapat menurunkan kadar HDL dan mempercepat proses penggumpalan darah. Berhenti atau mengurangi konsumsi rokok berarti menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Fokus utama pemberian obat-obatan adalah untuk mengontrol kadar LDL. Cara dan tujuan pengobatan disesuaikan dengan kadar LDL dan tingkat risiko penyakit jantung dan stroke pasien. Beberapa jenis obat-obatan yang dapat menurunkan kolesterol.
Namun penggunaan obat-obatan harus dengan pemeriksaan dokter. Rekomendasi dokter untuk mengubah gaya hidup sama pentingnya dengan obat-obatan yang diresepkan.